tentang apa yang telah di alami...
tentang semua yang terlewati...
untuk menjadi kuat tanpa ada kelemahan yang terlihat...
untuk selalu di puja bukan untuk memuja...
selamanya akan terbengkalai...
selamanya tak kan terlihat keindahannya...
adakah yang peduli...
adakah yang mencoba belari mendekati...
ku buka jendela hati yang merona...
kelemahan terlihat di bawah garis hitam...
seseorang terlihat samar terdiam...
sangat misteri untuk siapa yang memiliki...
gadis menangis di piggir pantai...
meratap setiap penyesalan" yang ia lewati...
gundah melanda pikirannya...
maukah asa di hatinya pergi...
termenunglah angin...
gundah meraja laksana badai menikam karang...
tak ada jeritan...
harimau terusik berdiam tanpa melawan...
ini bukan akhir...
ini adalah awal...
yang kau pikir sudah berakhir...
adalah awal kenyataan yang baru...
tentang semua yang terlewati...
untuk menjadi kuat tanpa ada kelemahan yang terlihat...
untuk selalu di puja bukan untuk memuja...
selamanya akan terbengkalai...
selamanya tak kan terlihat keindahannya...
adakah yang peduli...
adakah yang mencoba belari mendekati...
ku buka jendela hati yang merona...
kelemahan terlihat di bawah garis hitam...
seseorang terlihat samar terdiam...
sangat misteri untuk siapa yang memiliki...
gadis menangis di piggir pantai...
meratap setiap penyesalan" yang ia lewati...
gundah melanda pikirannya...
maukah asa di hatinya pergi...
termenunglah angin...
gundah meraja laksana badai menikam karang...
tak ada jeritan...
harimau terusik berdiam tanpa melawan...
ini bukan akhir...
ini adalah awal...
yang kau pikir sudah berakhir...
adalah awal kenyataan yang baru...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar