Kali ini aku akan menceritakan perjalanku yang aku lakukan pada tahun 2013, mungkin lebih tepat nya pada tanggal 31 Januari 2013 ( latepost )
Perjalanan ini aku lakukan setelah melaksanakan Ujian Tengah Semestar / Akhir Semester aku lupa heuheuheu maklum uda lama. Waktu itu pada tanggal 29 Januari 2013 aku pergi ke sebuah kota di jawa timur yaitu Jombang untuk menghadiri sebuah pesta pernikahan temen yang mana aku berangkat dari jogja pukul 01.00 WIB dan sampai di kota Jombang sekitar pukul 08.30. Setelah acara selesai aku langsung balik ke kota Jogja lagi karena besok pagi nya aku masih ada Ujian di pagi hari :D heuheu mantep kan ...
Setelah aku selesai mengerjakan soal" ujian yang entah jawaban nya bener atau enggk karena waktu itu konsentrasi ku udah buyaar karena udah gak sabar untuk melancong ke kota Malang yang menjadi tujuan liburan kali ini. Sampai nya di rumah aku langsung memasukan barang bawaan ke tas ransel dan segera melanjutkan perjalanan lagi ke kota Semarang terlebih dahulu. Kok ke Semarang dulu?? iya karena kita janjian ketemu di kota itu terlebih dahulu, karena ada dua orang yang berangkat dari Pekalongan dan ada 2 orang yang telah menunggu di Semarang. Akhir nya aku meluncur dari Jogja sendirian menuju kota Semarang yeaaaaah...
Waktu itu kita naik kereta Matarmaja jurusan Senen - Kediri yang kalo enggak salah harga nya tiket nya 55.000. Kok kediri dulu? kenapa gak langsung ke Malang nya?? Kita nyari harga tiket nya yang paling murah maklum masih mahasiswa heuheuheu. Setelah semua sudah sampai di atas kereta, aku membuka catatan kecilku untuk menunjukan kepada mereka ini transportasi yang akan kita gunakan beserta rute nya dan beberapa rincian biaya yang akan kita keluarkan waktu di Malang. Maklum aku selalu merinci pembiayan yang akan kita keluarkan ke tempat manapun sebelum melakukan berpergian kadang waktu eksekusi nya bisa jadi rincian itu meleset heuheuheu... Waktu perjalanan sempat aku melihat pemandangan yang indah dari gerbong kereta. Betapa indah nya nusantara ku ini :) Ini yang membuatku selalu ingin melakukan perjalanan ke tempat berbeda karena setiap tempat selalu mempunyai cerita berbeda meskipun kita telah datang berulang kali :)
Setelah sampai nya di Stasiun Kediri kita berlima bergegas untuk turun. Oiya aku belum memperkenalkan siapa saja yang ikut perjalanan ku ini. Kita berlima terdiri dari aku sendiri, Rama ( Tono ), Wira ( komandan ), rizky ( paulus ), hanjar ( zetan ). Sampai nya di stasiun kediri kita kebingungan mau naik apa untuk melanjutkan perjalanan ke kota malang. Akhir nya aku bertanya kepada salah seorang tukang becak yang biasa mangkal di kawasan stasiun kediri itu, dan si bapak tukang becak menyarankan kami untuk naik kereta panataran aja. Jurusan Kediri - Malang. Setelah di beritau oleh bapak tukang becak tadi akhir nya aku mengantri di loket, dan yang lain nya mengantri di kamar mandi untuk sekedar bersih" badan maklum di kereta tadi lama banget. Setelah sampai antrean terdepan ane bingung dengan harga karcisnya yaitu Rp. 5.500 mas ini seriusan harga nya segini ( masang muka bego ) . Pertama" aku sempet kaget harga tiketnya segitu karena jaraak Kediri - Malang itu sekitar 98km. Ini tiket nya Kediri - Malang harga nya 5.500 / orang
Nah sesampai nya di Stasiun Baru Malang kita pun bingung lagi, ini kita mau kemana dulu. Akhir nya aku mutusin untuk nyari makan dulu, maklum ini perut belom di isi ama nasi. Akhir nya kita sepakat untuk makan di warteg di seberang stasiun, kalau dari pintu keluar stasiun kalian bisa ambil ke arah kanan ntar lurus dikit nah ntar warung nya ada di sebrang jalan dan harga makanan nya enggak mahal" kisaran 8k - 15k . Setelah selesai makan aku nanya" ama si pemilik warung, untuk menanyakan naik apa untuk menuju sendang biru. Si pemilik warung pun bingung akhir nya dia memanggil sang suami nya. Setelah mengobrol bnyak ama suami si pemilik warung akhir nya kita memutuskan untuk ke sendang biru nya ke esokan hari nya. Dan akhir nya kita memutuskan untuk menginap di kota Batu, Malang. Padahal awal nya kita tidak ada tujuan untuk kemari, maklum rencana tidak selalu mulus sesuai dengan apa yang kita inginkan. Akhir nya si bapak ini membantu kita untuk menyetopkan sebuah angkot untuk kita berlima. Kalo enggak salah kita naik angkot yang jalur nya ADL( arjosari, dinoyo, langdungsari ) , dan kemudian sesampai nya di landungsari kita pindah angkot lagi yang berwarna pink itu rute nya menuju terminal batu sesampai nya dari terminal batu kita naik angkot lagi yang menuju alun" batu yeaaah :) oiya beaya angkot itu kalo enggk salah 3500 - 6000 per orang per rute ... heuheuheu
Sesampai nya kita di alun" Kota Batu kita eksis foto" duluuu, maklum kita semua pada narsiss heuheuheu ^_^
Setelah capek foto" di alun alun Batu, akhir nya kita mencari penginapan yang paling murah dari yang kita jumpai, setelah nanya dari satu penginapan ke penginapan lain sampai kita berpencar untuk mencari penginapan yang murah dan sampai kita nanya" ke kantor polisi segala hahahaha akhir nya aku menemukan penginapan yang di rasa nya murah untuk kami berlima yaitu Rp. 130.000 / malam bisa di isi lima orang. Murah kan :D heuheuheu bagian administrasi nya pertama tidak memperbolehkan kamar di isi 5 orang tapi setelah nego" yang agak lama dan ane ajak curhat dikit akhir nya mereka ngebolehin kita untuk memakai kamar itu sampai besok pagi sekitar jam 10.00 wib. Lumayan kamar nya luas, dan tentu nya bersih , ada AC tv nya pula ^_^ dan di pagi hari nya di kaih teh / kopi plus nasi goreng untuk tiga porsi.
Narsis dulu sebelum meninggalkan penginapan heuheu ...
Kita kesiangan, karena mungkin malam nya pada kecapekan muter" batu malang dengan jalan kaki. Akhir nya kita bergegas untuk langsung menuju ke kota malang lagi. Setelah sampai nya di kota malang kita mampir lagi ke warung rames di depan stasiun itu lagi, masakan ibu nya ini enak lho bisa kalian coba kalo mampir kota malang. Setelah selesai makan akhir nya kita melanjutkan perjalanan ke gadang terlebih dahulu menggunakan angkotan jurusan ABG, biaya nya waktu itu dari stasiun kota malang sekitar 3000/ orang. Setelah sampai nya di gadang kita melanjutkan lagi menggunakan bus jurusan gadang - turen biaya nya sekitar 5000/orang. Setelah sampai nya di turen kita mencari angkot yang menuju ke sendang biru. Akhir nya ada makelar yang nyamperin ke rombongan kita, dan menanyakan mau ke sendang biru ya. Akhir nya si makelar ini mengarahkan kita ke sebuah angkot, jeng jeng pertama kali naik ane kaget ada wanita cantik di dalam nya :D hahahhaa Setelah kita naik semua sang sopir pun mengampiri kita dan menanyakan mas kalo mau berangkat sekarang bisa tapi ongkos nya saya naikan menjadi 15.000/ orang yang semula hanya 12.000 / orang karena kondisi nya ini masih sepi dan kita buru" juga. Akhir nya setelah berunding ama penumpang yang lain akhir nya kita sepakat harga segitu. Perjalanan dari turen ke sendang biru sekitar 2 - 3 jam, dan kondisi nya jalannya berkelok" di sarankan kalo yang mabok darat meminum obat anti mual terlebih dahulu heuheuheu ...
Sesampai nya di sendang biru, kita mendapatkan kabar enggak enak kita enggak bisa langsung menyeberang ke pulau sempu nya karena saat itu kita sampai di sendang biru nya udah hampir matahari turun. Sang mami alias yang di hormati di sendang biru itu tidak berani mengasih izin ke kami untuk melakukan perjalanan pada malam hari. Akhir nya dengan rasa kecewa kami memutuskan untuk menginap semalam di sendang biru, bermodalkan menyewa tenda seharga 75.000 kami bisa mendapatkan tenda kapasitas 6-8 orang. Di kawasan sendang biru tersedia tempat yang menyewakan tenda dome.
Akhir nya kita memutuskan untuk ke mushola terdahulu sebelum mendirikan tenda, sesampai nya di mushola ane terkejut lagi mbak mbak di angkot tadi ternyata sedang mengaji. Duuuh deek, istimewa sekali wanita ini hahahhaa
Oiya setelah kenalan mbak itu nama nya lidyan, dan temen laki" nya bernama made ( yang pertama ane kira dia cowok nya hahahhaah ). Mbak lidyan waktu itu masih jomblo setelah aku ngobrol" dikit ama dia :D yeaaah masi ada kesempatan nihh di pikiranku saat itu dan wira pun berpikiran sama :p hahahhaa...
Kita kembali ke rumah mami untuk mengambil tenda yang telah kami sewa, dengan gaya sok sok an semua kita mendirikan tenda. Setelah satu jam berlalu tenda pun tak ujung berdiri juga, akhir nya kita menyerah dan minta bantuan ama warga yang sedang berkumpul. Jeng jeng, akhir nya tenda pun sudah berdiri. Aku persilahkan mba lidyan untuk tidur di dalam tenda dan mas made tapi mereka menolak nya mereka lebih memilih tidur di kursi warung. Jadi enggak enak nih mbak, kamu kan udah bantu mendirikan tenda masak iya enggak tidur di dalam mbaaak. Dengan senyuman dia menjawab nya enggak mas, saya tidur di sini saja lagipula kita bawa SB ( sleeping bag ) kok.
Keesokan hari nya kita berkumpul di tepi sendang biru untuk menunggu kapal yang akan mengantar kita, dan aku dan mas made mengurus registrasi nya di kantor terlbih dahulu, setelah selesai menyelesaikan administrasi kita menuju tepi pantai itu menghampiri yang lain. Oiya, biaya sewa kapan 100.000/ kelompok dan biaya guide nya yang mengantarkan kita dari sendang biru menuju pulau sempu sekitar 100.000/ kelompok juga. Dan ini foto kami saat di tepi sendang biru dan di atas kapal menuju ke pulau sempu nan indah itu :D
Setelah perjalanan menggunakan kapal dari sendang biru menuju pulau sempu, kurang lebih setengah jam perjalanan. Akhir nya kita turun karena waktu itu keadaan air masih surut jadi kapal enggak bisa masuk lebih dalam dan akhir nya kita pun jalan kaki. Dan dari sini perjanan pun di mulai yeaaaaah syalalalala hahahahah
Kalau keadaan pasang kapal bisa nyampai di sini lhoo heuheuheu ...
Lanjuut, setelah turun dari kapal akhir kita berdelapan termasuk sama mas mas tur guide nya melanjutkan perjalanan ke pulau sempu yang mana di dalam nya ada sebuah keindahan yang tersembunyi yaitu sebuah laguna. Tak sabar untuk menemukan keindahan yang tersembunyi tersebut. Jeng jeng dari sini kita akan berjalan kaki kurang lebih sekitar satu setengah jam / dua jam an lah, tergantung kondisi trek di pulau nya. Waktu itu kondisi nya saat saya kesana abis hujan turun, jadi jalanan cukup sulit dan banyak lumpur yang menghambat perjalan kita.
Jeng jeng, ini dia penampakan saat kita melewati hutan sebelum menemukan laguna yang tersembunyi
Setelah becek becek an, gendong"an, pegang"an tangan, minum, ketawa, nyanyi, dan saling melirik #eh . Akhir nya kita sampai pada tujuan kita, yaitu keindahan yang tersembunyi yang mana kita perjuangan untuk sampai di sana ...
jeng jeng. Sungguh indonesia ituu indaaaah, I love Indonesia ...
Nah ini udah samudera Hindia lhoo :D
*to be continued

























Tidak ada komentar:
Posting Komentar