Malam pun telah tiba, keheningan pun kini kian menjadi. Suara" yang
menyapa pun kian menjauh, entah apa arti semua ini seakan mereka semua
mengetahui isi hatiku. Isi hati seorang anak kecil yang sedang mencari
sesuatu yang ia cari namun dia tak mengerti apa yang akan dia cari.
Sungguh hiruk pikuk kota ini seakan semua acuh, tak mau mengerti.
Sejenak
aku ingin berhenti melanjutkan perjalanan ini, perjalanan yang tak lagi
mempunyai sinar yang mengisi ruang gelap ku. Apa ini yang dinamakan
ketergantungan? Ketergantungan akan cahaya yang menyinari sisi ruang
gelap seorang anak kecil sepertiku. Aku mencoba tuk berjalanan lagi
namun aku tetap kembali pada persimpangan itu lagi. Aku bingung!!! apa
yang harus aku lakukan sekarang.
Entah sampai kapan
rasa ini akan melekat erat pada hatiku. Pernah aku mencoba untuk
mengingkarinya namun tak berarti. Aku yang tidak memiliki alasan untuk
berbohong kepadamu. Aku berharap kau akan selalu menjadi cahaya bulan
yang menerangi sudut dari sisi gelapku.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar