ingatkan aku sebagai ayahmu; mintalah dia untuk menceritakan masa muda kami dan katakan padanya aku mencintai dia dalam bentuk anak dalam saat-saat akhir hidupku
lalu keheningan menghampiri, dan aku dapat melihat kematian di mata laki-laki tua itu. lalu ia memutar matanya dan melihat kami sambil berbisik, " jangan panggil tabib, karena ia dapat memperpanjang waktuku di penjara ini dengan obat-obatnya. Hari-hari perbudakan telah pergi, dan jiwaku mencari kebahagian langit. Dan jangan panggil pendeta ke ranjangku, karena doa nya tidak akan menyelamatkan aku bila aku pendosa, dan tidak akan membawaku ke surga bila aku tak bersalah. Kehendak kemanusiaan tidak akan mengubah kehendak Tuhan, sperti seorang astrolog tidak dapat mengubah jalan bintang. Namun setelah kematianku, biarkan tabib dan pendeta melakukan apa yang mereka mau, karena kapalku terus berlayar hingga mencapai tujuannya.
---Kahlil Gibran atau Jubran Khalil Jubran---
Tidak ada komentar:
Posting Komentar